Pekanbaru — Polda Riau mengirimkan kontainer pendingin jenazah ke Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Langkah ini diambil setelah ditemukannya sejumlah jenazah korban bencana banjir dan longsor yang belum teridentifikasi.
Menurut keterangan resmi, kontainer pendingin diperlukan karena banyak korban ditemukan dalam kondisi belum ada keluarga yang menjemput. Selama ini, jenazah sempat disimpan di kantong jenazah biasa.
Pengiriman bantuan ini bagian dari upaya mempercepat proses identifikasi korban tewas — sekaligus menjaga martabat jenazah — di tengah kondisi darurat pasca bencana.
Sebelumnya, akses ke lokasi terdampak longsor dan banjir sempat terputus. Polda Riau juga mengirim dua unit alat berat untuk membuka jalan agar bantuan bisa sampai.
Kedatangan kontainer pendingin sekaligus menegaskan kebutuhan fasilitas memadai dalam penanganan korban bencana di Sumbar — terutama di wilayah seperti Agam, yang sering terdampak longsor saat hujan deras. Harapannya, bantuan ini meminimalkan risiko identifikasi tertunda dan memperlihatkan solidaritas antar daerah di Sumatera.































