Pesisir Selatan, Sumatera Barat — Getaran gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,2 mengguncang wilayah barat laut Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kamis pagi (22/1/2026). Gempa terjadi sekitar pukul 09.40 WIB menurut rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Hasil pemantauan BMKG menunjukkan episenter gempa berada di koordinat 1,19° Lintang Selatan dan 100,28° Bujur Timur dengan pusat gempa di laut sekitar 37 kilometer dari Pesisir Selatan. Hiposentrum gempa berada pada kedalaman 56 kilometer di bawah permukaan bumi.
Hingga saat ini belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa, luka, atau kerusakan bangunan akibat gempa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait di Sumatera Barat masih melakukan cek lokasi serta komunikasi intensif dengan kepala nagari di daerah terdampak.
Wilayah barat Sumatera dikenal sebagai kawasan dengan seismisitas tinggi karena berada di zona subduksi Lempeng Indo-Australia dan Eurasia, yang menjadikan gempa bumi sebagai fenomena yang kerap terjadi. Pada gempa-gempa kecil terdahulu, getaran sering dirasakan masyarakat pesisir tanpa menyebabkan kerusakan besar, namun tetap menimbulkan kecemasan warga.
Seismolog menyatakan gempa dengan magnitudo di bawah 5,0 seperti kejadian hari ini biasanya tidak menimbulkan kerusakan signifikan, tetapi bisa terasa hingga beberapa puluh kilometer dari pusat gempa. Warga di pesisir Sumatera Barat diimbau tetap waspada dan memperkuat komunikasi terhadap tanda-tanda getaran susulan.
Peristiwa ini menjadi pengingat perlunya kesiapsiagaan bencana di Sumatera Barat, terutama di daerah pesisir yang berulang kali merasakan aktivitas gempa tektonik.
Baca laporan dan analisis kebijakan publik lainnya hanya di www.sumbar.fyi































