Agam — Akses jalan Provinsi yang menghubungkan Palembayan dengan Kota Bukittinggi putus total setelah badan jalan amblas pada Minggu (23/11/2025). Longsoran menyeret sebagian badan jalan sehingga jalur utama tidak lagi aman dilalui kendaraan. Seluruh arus lalu lintas terpaksa dialihkan ke jalur alternatif.
Kepala UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah Agam, Hermanita Sabir, menyatakan pengalihan arus dilakukan sepenuhnya untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Akses jalan Provinsi dari Palembayan ke Bukittinggi kami alihkan ke Palupuah atau ke Kelok 44,” ujarnya.
Pengalihan ini berlaku hingga proses perbaikan selesai dan kondisi dinyatakan aman. Jalur ini merupakan salah satu akses penting masyarakat dari Palembayan menuju Bukittinggi untuk aktivitas pendidikan, perdagangan, hingga layanan kesehatan.
Untuk menjaga mobilitas warga, UPTD bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jecky menyiapkan solusi darurat. Warga sekitar diminta membuka halaman rumah mereka sebagai jalur sementara satu arah.
“Kami akan meminta kerja sama warga sekitar agar dapat menggunakan halaman rumah mereka sebagai jalur sementara satu arah,” jelas Hermanita.
Pada jalur darurat tersebut, kendaraan diatur melintas secara bergantian melalui satu sisi yang sempit. Petugas di lapangan mengatur kelancaran dan mengimbau pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan serta menyesuaikan rute perjalanan.
Amblasnya jalan Palembayan–Bukittinggi bukan kejadian baru. Sejumlah titik di jalur provinsi di Kabupaten Agam dan sekitarnya memang kerap terdampak longsor saat curah hujan tinggi. Kondisi ini kembali menunjukkan perlunya mitigasi jangka panjang dan perawatan berkala pada jalur strategis yang menjadi nadi ekonomi masyarakat Luhak Agam.
Kebijakan pengalihan arus ini diterapkan untuk menjaga keselamatan dan memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan sambil menunggu perbaikan permanen dilakukan.
Ridwan Syafrullah – Sumbar FYi































