Padang — Empat kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di kawasan Panorama Dua, Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Selasa (25/11) pagi. Hujan lebat membuat satu mobil terjun ke jurang sedalam puluhan meter dan memicu proses evakuasi yang berlangsung sulit.
Kecelakaan terjadi ketika jalan licin dan jarak pandang menurun tajam. Arus kendaraan dari arah Solok menuju Padang sedang padat, sementara salah satu kendaraan diduga kehilangan kendali saat melewati turunan curam. Benturan pertama memicu tabrakan beruntun dengan tiga kendaraan lainnya.
Seorang saksi mata, Budi, menyebut pengemudi terlihat tidak mampu menghentikan laju mobilnya. “Satu mobil seperti tidak bisa mengerem. Kendaraan itu langsung mendorong mobil di depannya, dan satu lagi tergelincir ke pinggir lalu jatuh ke jurang,” ujarnya di lokasi kejadian.
Situasi bertambah kacau karena hujan terus turun. Pengendara dan warga sekitar segera membantu memberikan pertolongan awal sambil menunggu kedatangan petugas. Hingga berita ini diturunkan, kepolisian belum merilis data resmi terkait korban jiwa maupun luka.
Tim dari Polsek Lubuk Kilangan, BPBD, dan relawan melakukan evakuasi di medan yang dikenal terjal dan licin. Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Sosmedya, membenarkan insiden tersebut. “Anggota masih berada di lokasi untuk olah TKP dan memastikan evakuasi kendaraan yang jatuh ke jurang berlangsung aman,” katanya.
Sitinjau Lauik kembali menjadi sorotan publik karena kecelakaan kerap berulang, terutama saat musim hujan. Ruas ini merupakan jalur vital penghubung Padang–Solok dengan karakter tanjakan dan turunan ekstrem, sehingga membutuhkan pengawasan ketat terhadap kendaraan berat, rambu keselamatan tambahan, serta pembatasan kecepatan yang lebih tegas.
Cuaca buruk diduga kuat menjadi pemicu utama kecelakaan, namun penyelidikan masih berlangsung. Insiden ini kembali mengingatkan bahwa keselamatan di jalur ikonik Sumatera Barat tersebut masih menjadi pekerjaan rumah yang mendesak.































