Sumbar FYi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
    • All
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Sosial
    Tol Sicincin–Bukittinggi Diperkirakan Telan Rp25 Triliun, Seberapa Mendesak untuk Sumbar?

    Tol Sicincin-Bukittinggi Diperkirakan Telan Rp25 Triliun, Seberapa Mendesak untuk Sumbar?

    Sumur Bor dan Tambal Pipa: Pola Lama Penanganan Krisis Air di Padang

    Sumur Bor dan Tambal Pipa: Pola Lama Penanganan Krisis Air di Padang

    APBN Dikebut untuk Jalan dan Jembatan di Sumbar, Solusi Jangka Panjang atau Respons Sesaat?

    APBN Dikebut untuk Jalan dan Jembatan di Sumbar, Solusi Jangka Panjang atau Respons Sesaat?

    Pemerintah Alokasikan Rp1,8 Triliun Bansos untuk Aceh, Sumut & Sumbar di Triwulan Pertama 2026

    Pemerintah Alokasikan Rp1,8 Triliun Bansos untuk Aceh, Sumut & Sumbar di Triwulan Pertama 2026

    Marapi Erupsi Lagi, Abu 600 Meter di Udara — Apa Artinya untuk Warga Sumbar?

    Marapi Erupsi Lagi, Abu 600 Meter di Udara — Apa Artinya untuk Warga Sumbar?

    Dentuman Keras di Agam dan Pasaman Barat, BMKG Sebut Fenomena Atmosfer: Publik Masih Bertanya

    Dentuman Keras di Agam dan Pasaman Barat, BMKG Sebut Fenomena Atmosfer: Publik Masih Bertanya

    Pasca Bencana, Pembelajaran 100% di Sumbar: Klaim Pemerintah, Realita di Ruang Kelas Masih Dipertanyakan

    Pasca Bencana, Pembelajaran 100% di Sumbar: Klaim Pemerintah, Realita di Ruang Kelas Masih Dipertanyakan

    Sinkhole di Sumbar: Alarm Keras Gagalnya Pengelolaan Tanah dan Air

    Sinkhole di Sumbar: Alarm Keras Gagalnya Pengelolaan Tanah dan Air

    Klinik UMKM Minang Bangkit Diresmikan, Solusi Pemulihan atau Pola Kebijakan Reaktif Pascabencana?

    Klinik UMKM Minang Bangkit Diresmikan, Solusi Pemulihan atau Pola Kebijakan Reaktif Pascabencana?

  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Life Style
    • All
    • Budaya
    • Destinasi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    Sumbar Minta Kajian Mendalam Rencana Bongkar Jembatan UNESCO

    Sumbar Minta Kajian Mendalam Rencana Bongkar Jembatan UNESCO

    Kasus HIV di Padang Naik, DPRD Desak Aksi Bersama

    Kasus HIV di Padang Naik, DPRD Desak Aksi Bersama

    Sirukam Dairy Farm, Wisata Edukasi Susu Terbesar di Sumbar

    Sirukam Dairy Farm, Wisata Edukasi Susu Terbesar di Sumbar

    Komunitas Bermain Padang, Ruang Nostalgia yang Menyatukan Generasi

    Komunitas Bermain Padang, Ruang Nostalgia yang Menyatukan Generasi

    Tambua Tansa 2025: Anak Muda Agam Menabuh Warisan

    Tambua Tansa 2025: Anak Muda Agam Menabuh Warisan

    Pelayanan Cepat BPJS Payakumbuh Aktifkan Kartu JKN Nonaktif Warga

    Pelayanan Cepat BPJS Payakumbuh Aktifkan Kartu JKN Nonaktif Warga

    Revitalisasi Pantai Padang, Pasar Raya, dan Kota Tua Ditetapkan Prioritas Pemko Padang 2026

    Revitalisasi Pantai Padang, Pasar Raya, dan Kota Tua Ditetapkan Prioritas Pemko Padang 2026

    KABA Festival 2025, 42 Tahun Nan Jombang Menari

    KABA Festival 2025, 42 Tahun Nan Jombang Menari

    Menteri LHK: Air Kemasan Bukan dari Pegunungan

    Menteri LHK: Air Kemasan Bukan dari Pegunungan

  • Techno
    • Otomotif
  • FYi Box
    • Cek Fakta
    • Artikel
    • Opini
  • Lensa FYi
  • Home
  • Nasional
  • News
    • All
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Sosial
    Tol Sicincin–Bukittinggi Diperkirakan Telan Rp25 Triliun, Seberapa Mendesak untuk Sumbar?

    Tol Sicincin-Bukittinggi Diperkirakan Telan Rp25 Triliun, Seberapa Mendesak untuk Sumbar?

    Sumur Bor dan Tambal Pipa: Pola Lama Penanganan Krisis Air di Padang

    Sumur Bor dan Tambal Pipa: Pola Lama Penanganan Krisis Air di Padang

    APBN Dikebut untuk Jalan dan Jembatan di Sumbar, Solusi Jangka Panjang atau Respons Sesaat?

    APBN Dikebut untuk Jalan dan Jembatan di Sumbar, Solusi Jangka Panjang atau Respons Sesaat?

    Pemerintah Alokasikan Rp1,8 Triliun Bansos untuk Aceh, Sumut & Sumbar di Triwulan Pertama 2026

    Pemerintah Alokasikan Rp1,8 Triliun Bansos untuk Aceh, Sumut & Sumbar di Triwulan Pertama 2026

    Marapi Erupsi Lagi, Abu 600 Meter di Udara — Apa Artinya untuk Warga Sumbar?

    Marapi Erupsi Lagi, Abu 600 Meter di Udara — Apa Artinya untuk Warga Sumbar?

    Dentuman Keras di Agam dan Pasaman Barat, BMKG Sebut Fenomena Atmosfer: Publik Masih Bertanya

    Dentuman Keras di Agam dan Pasaman Barat, BMKG Sebut Fenomena Atmosfer: Publik Masih Bertanya

    Pasca Bencana, Pembelajaran 100% di Sumbar: Klaim Pemerintah, Realita di Ruang Kelas Masih Dipertanyakan

    Pasca Bencana, Pembelajaran 100% di Sumbar: Klaim Pemerintah, Realita di Ruang Kelas Masih Dipertanyakan

    Sinkhole di Sumbar: Alarm Keras Gagalnya Pengelolaan Tanah dan Air

    Sinkhole di Sumbar: Alarm Keras Gagalnya Pengelolaan Tanah dan Air

    Klinik UMKM Minang Bangkit Diresmikan, Solusi Pemulihan atau Pola Kebijakan Reaktif Pascabencana?

    Klinik UMKM Minang Bangkit Diresmikan, Solusi Pemulihan atau Pola Kebijakan Reaktif Pascabencana?

  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Life Style
    • All
    • Budaya
    • Destinasi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    Sumbar Minta Kajian Mendalam Rencana Bongkar Jembatan UNESCO

    Sumbar Minta Kajian Mendalam Rencana Bongkar Jembatan UNESCO

    Kasus HIV di Padang Naik, DPRD Desak Aksi Bersama

    Kasus HIV di Padang Naik, DPRD Desak Aksi Bersama

    Sirukam Dairy Farm, Wisata Edukasi Susu Terbesar di Sumbar

    Sirukam Dairy Farm, Wisata Edukasi Susu Terbesar di Sumbar

    Komunitas Bermain Padang, Ruang Nostalgia yang Menyatukan Generasi

    Komunitas Bermain Padang, Ruang Nostalgia yang Menyatukan Generasi

    Tambua Tansa 2025: Anak Muda Agam Menabuh Warisan

    Tambua Tansa 2025: Anak Muda Agam Menabuh Warisan

    Pelayanan Cepat BPJS Payakumbuh Aktifkan Kartu JKN Nonaktif Warga

    Pelayanan Cepat BPJS Payakumbuh Aktifkan Kartu JKN Nonaktif Warga

    Revitalisasi Pantai Padang, Pasar Raya, dan Kota Tua Ditetapkan Prioritas Pemko Padang 2026

    Revitalisasi Pantai Padang, Pasar Raya, dan Kota Tua Ditetapkan Prioritas Pemko Padang 2026

    KABA Festival 2025, 42 Tahun Nan Jombang Menari

    KABA Festival 2025, 42 Tahun Nan Jombang Menari

    Menteri LHK: Air Kemasan Bukan dari Pegunungan

    Menteri LHK: Air Kemasan Bukan dari Pegunungan

  • Techno
    • Otomotif
  • FYi Box
    • Cek Fakta
    • Artikel
    • Opini
  • Lensa FYi
No Result
View All Result
Sumbar FYi
No Result
View All Result
Home News Pemerintahan

80 Tahun Sumbar: Angka Naik, Rakyat Masih Turun

Oktober 3, 2025
Reading Time: 3 mins read
0
80 Tahun Sumbar: Angka Naik, Rakyat Masih Turun
Share on WhatsAppShare on TelegramShare on FacebookShare on TwitterShare on Threads

“Selamat Ulang Tahun ke-80 Provinsi Sumatera Barat.” Begitu kira-kira ucapan yang ramai dipasang di baliho dan spanduk sepanjang jalan. Di balik semarak perayaan itu, angka-angka yang dipamerkan juga tidak kalah gagah: ekonomi tumbuh 3,94 persen, kemiskinan turun dari 5,97 persen ke 5,35 persen, pengangguran menipis 0,1 persen, ekspor melonjak 36,96 persen, dan kunjungan wisatawan asing naik 29 persen. Angka-angka ini terdengar indah, seperti sebuah puisi pembangunan. Tetapi jika ditarik ke dapur rumah warga, ceritanya bisa berubah jadi satir.

RELATED POSTS

Sumur Bor dan Tambal Pipa: Pola Lama Penanganan Krisis Air di Padang

Pemerintah Alokasikan Rp1,8 Triliun Bansos untuk Aceh, Sumut & Sumbar di Triwulan Pertama 2026

Pasca Bencana, Pembelajaran 100% di Sumbar: Klaim Pemerintah, Realita di Ruang Kelas Masih Dipertanyakan

80 Tahun Sumbar: Angka Naik, Rakyat Masih Turun


Ekonomi memang tumbuh. BPS mencatat PDRB Sumbar mencapai Rp88,26 triliun pada triwulan II 2025, naik 3,94 persen dibanding tahun lalu. Namun jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, ekonomi justru mengalami kontraksi 0,01 persen. Kue ekonomi memang membesar, tetapi tidak semua orang kebagian potongan. Kota besar seperti Padang dan Bukittinggi mendominasi, sementara kabupaten di pedalaman masih gigit jari. Jadi jangan heran kalau pertumbuhan ekonomi hanya terasa di pusat perbelanjaan kota, sementara di pasar nagari harga cabe lebih sering bikin warga menjerit ketimbang tersenyum.

Kemiskinan juga disebut turun. Dari 5,97 persen menjadi 5,35 persen, setara dengan 312 ribu jiwa. Tetapi ada catatan kecil: di perkotaan kemiskinan memang berkurang, dari 4,16 persen menjadi 3,91 persen. Namun di pedesaan justru naik, dari 6,79 persen menjadi 6,93 persen. Dengan kata lain, angka rata-rata turun karena kota lebih dominan, tetapi di desa realitasnya malah makin berat. Ironisnya, garis kemiskinan juga naik. Pada Maret 2025, BPS menetapkan Rp729 ribu per bulan sebagai batas miskin. Artinya, orang yang berpenghasilan Rp730 ribu sebulan secara statistik tidak lagi masuk kategori miskin, padahal secara logika masih berjuang keras untuk sekadar bertahan hidup.

Begitu juga dengan pengangguran. Klaimnya turun tipis, dari 5,79 persen ke 5,69 persen. Secara statistik memang benar, tetapi penurunan 0,1 persen nyaris tidak terasa di lapangan. Anak-anak muda tetap memenuhi warung kopi sambil sibuk dengan ponsel masing-masing. Banyak yang memang bekerja, tetapi dengan gaji tipis, kontrak singkat, dan tanpa jaminan sosial. Angka pengangguran boleh turun, tapi angka kegelisahan soal masa depan tetap tinggi.

Ekspor disebut naik 36,96 persen, khususnya ke India, Pakistan, dan Bangladesh. Lagi-lagi angka ini terdengar menggembirakan, tetapi jika ditarik ke lapangan, banyak petani gambir, cengkeh, atau nelayan kecil yang justru mengeluh. Harga beli hasil panen mereka tetap rendah, sementara berita di televisi mengatakan ekspor melonjak. Keuntungan besar dinikmati eksportir dan pelaku menengah, bukan mereka yang bekerja di ladang atau laut.


Pariwisata pun diklaim bangkit. Wisatawan asing naik 29 persen. Hotel dan restoran memang ramai, tetapi akses menuju destinasi wisata masih penuh jalan berlubang, transportasi umum terbatas, dan tarif penginapan yang semakin mahal. Wisatawan asing mungkin datang dan menikmati pemandangan, tetapi warga lokal masih kesulitan menikmati potensi wisata karena fasilitas dasar yang belum memadai. Bahkan listrik padam di musim hujan sering menjadi cerita wajib di beberapa daerah.

Semua ini menunjukkan jurang antara angka di atas kertas dan kenyataan sehari-hari. Di atas kertas, Sumbar tampak semakin maju. Di lapangan, banyak keluarga masih kesulitan membayar uang sekolah anak, menahan napas saat harga cabai meroket, atau bingung mencari kerja layak. Maka tak heran jika masyarakat sering nyeletuk dengan satir: yang naik di Sumbar bukan cuma PDRB, tapi juga harga sembako.

Angka-angka yang dipajang pemerintah bukan berarti salah. Pertumbuhan ekonomi memang ada, kemiskinan memang berkurang di kota, wisatawan memang bertambah. Tetapi ketika angka-angka itu dijadikan satu-satunya panggung, tanpa membicarakan sisi gelapnya, maka rakyat merasa ditinggalkan. Ulang tahun ke-80 Sumbar bisa jadi momentum refleksi, bahwa pembangunan tidak cukup hanya dengan angka yang cantik di baliho.

Karena rakyat tidak hidup dari statistik. Rakyat hidup dari nasi di meja makan, cabai di dapur, listrik yang menyala, dan harapan akan masa depan yang lebih baik. Selamat ulang tahun ke-80 Sumatera Barat. Semoga bukan hanya angka yang naik, tetapi juga rasa adil dan sejahtera yang bisa benar-benar dirasakan semua orang, dari kota sampai desa. (Andre Pratama)

Tags: 80 tahunEkonomi Sumbarsuara sumbarSumatera Barat terkini
SendShareShareTweetShare
Previous Post

Sawit Kaya, Daerah Merana: Bupati Pasbar Kirim Surat Ketiga untuk Perusahaan Bandel

Next Post

Balimau di Festival Nan Jombang: Dari Ritual Bersih Diri Jadi Sindiran Publik

Related Posts

Sumur Bor dan Tambal Pipa: Pola Lama Penanganan Krisis Air di Padang
Pemerintahan

Sumur Bor dan Tambal Pipa: Pola Lama Penanganan Krisis Air di Padang

Februari 1, 2026
Pemerintah Alokasikan Rp1,8 Triliun Bansos untuk Aceh, Sumut & Sumbar di Triwulan Pertama 2026
Pemerintahan

Pemerintah Alokasikan Rp1,8 Triliun Bansos untuk Aceh, Sumut & Sumbar di Triwulan Pertama 2026

Januari 29, 2026
Pasca Bencana, Pembelajaran 100% di Sumbar: Klaim Pemerintah, Realita di Ruang Kelas Masih Dipertanyakan
Pemerintahan

Pasca Bencana, Pembelajaran 100% di Sumbar: Klaim Pemerintah, Realita di Ruang Kelas Masih Dipertanyakan

Januari 23, 2026
MBG Masuk Sekolah Terdampak Bencana di Sumbar: Solusi Gizi atau Respons Darurat Berulang?
Pemerintahan

MBG Masuk Sekolah Terdampak Bencana di Sumbar: Solusi Gizi atau Respons Darurat Berulang?

Januari 23, 2026
Andre Rosiade Kawal Percepatan Izin Tambang Rakyat di Sumbar
Pemerintahan

Andre Rosiade Kawal Percepatan Izin Tambang Rakyat di Sumbar

Januari 22, 2026
Pemulihan Pascabencana Sumbar Jadi Fokus Rakor Kepala Daerah
Pemerintahan

Pemulihan Pascabencana Sumbar Jadi Fokus Rakor Kepala Daerah

Januari 13, 2026
Next Post
Balimau di Festival Nan Jombang: Dari Ritual Bersih Diri Jadi Sindiran Publik

Balimau di Festival Nan Jombang: Dari Ritual Bersih Diri Jadi Sindiran Publik

Ganefri dan Fenomena “Matahari Kembar” di UNP: Kampus Jadi Panggung Kekuasaan

Ganefri dan Fenomena “Matahari Kembar” di UNP: Kampus Jadi Panggung Kekuasaan

Keracunan Massal Program Makanan Bergizi Gratis di Agam, 46 Siswa Dirawat

Keracunan Massal Program Makanan Bergizi Gratis di Agam, 46 Siswa Dirawat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

Dua Siswi SMAN 14 Padang Tewas dalam Kecelakaan Motor di Indarung — Satu Rekan Masih Dirawat

Dua Siswi SMAN 14 Padang Tewas dalam Kecelakaan Motor di Indarung — Satu Rekan Masih Dirawat

Oktober 4, 2025
Rumah Gadang 20 Ruang Sulit Air: Jejak Sejarah, Simbol Persatuan, dan Permata Wisata Budaya Solok.

Rumah Gadang 20 Ruang Sulit Air: Jejak Sejarah, Simbol Persatuan, dan Permata Wisata Budaya Solok.

Oktober 19, 2025
Rp90 Miliar APBN 2026, Pelabuhan Teluk Tapang Dibangun

Rp90 Miliar APBN 2026, Pelabuhan Teluk Tapang Dibangun

Januari 4, 2026

Popular Stories

  • Putra Gubernur Mahyeldi Ditunjuk Plt Ketua PSI Sumbar, PKS: “Kami Hormati Hak Politik”

    Putra Gubernur Mahyeldi Ditunjuk Plt Ketua PSI Sumbar, PKS: “Kami Hormati Hak Politik”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ganefri dan Fenomena “Matahari Kembar” di UNP: Kampus Jadi Panggung Kekuasaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Gadang 20 Ruang Sulit Air: Jejak Sejarah, Simbol Persatuan, dan Permata Wisata Budaya Solok.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samba Itam: Warisan Kuliner Sulit Air yang Mengundang Perhatian Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politik Turun-Temurun di Ranah Minang: Dari Bapak Ketua ke Anak Ketua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
sumbar.fyi

Portal berita Sumatera Barat terkini, independen, dan terpercaya. Dapatkan informasi terbaru seputar politik, ekonomi, budaya, wisata, hingga gaya hidup."

Pos-pos Terbaru

  • Tol Sicincin-Bukittinggi Diperkirakan Telan Rp25 Triliun, Seberapa Mendesak untuk Sumbar?
  • Sumur Bor dan Tambal Pipa: Pola Lama Penanganan Krisis Air di Padang
  • APBN Dikebut untuk Jalan dan Jembatan di Sumbar, Solusi Jangka Panjang atau Respons Sesaat?

Kategori

  • Artikel
  • Budaya
  • Cek Fakta
  • Destinasi
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lensa FYi
  • Lingkungan
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Techno
  • Uncategorized

© 2025 Sumbar FYi - Semua tentang Sumatera Barat dari berita hingga wisata

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Infrastruktur
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Sosial
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Budaya
    • Destinasi
    • Kuliner
  • Techno
  • Otomotif
  • FYi Box
    • Cek Fakta
    • Artikel
    • Opini
  • Lensa FYi
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2025 Sumbar FYi - Semua tentang Sumatera Barat dari berita hingga wisata